Diberdayakan oleh Blogger.
Tagged under:

Pemilihan Media Pembelajaran PAI


A.  Tujuan Pemilihan Media Pembelajaran
Tujuan dari pemilihan media adalah agar media yang digunakan tepat sasaran dan sesuai dengan keperluan, sehingga memungkinkan terjadinya interaksi yang baik antara peserta didik dengan media yang digunakan.

Anderson mengemukakan ada dua pendekatan/model dalam proses pemilihan media pembelajan, yaitu:
a.    Pemilihan tertutup
Pemilihan tertutup terjadi apabila alternatif media telah ditentukan “dari atas” (misalnya oleh Dinas Pendidikan), sehingga mau tidak mau jenis media itulah yang harus dipakai. Kalaupun kita harus memilih, maka  yang kita lakukan lebih banyak ke arah pemilihan topik/pokok bahasan mana yang cocok untuk dimediakan pada jenis media tertentu. Misalnya saja, telah  ditetapkan   bahwa media yang digunakan adalah media audio. Dalam situasi demikian, bukanlah mempertanyakan mengapa media audio yang digunakan, dan  bukan media lain? Jadi yang harus kita lakukan adalah memilih topik-topik  apa saja yang tepat untuk disajikan melalui media audio.
b.    Pemilihan terbuka.
Model pemilihan terbuka merupakan kebalikan dari pemilihan tertutup. Artinya, kita masih bebas memilih jenis media apa saja yang sesuai dengan kebutuhan kita. Alternatif media masih terbuka luas. Proses pemilihan terbuka lebih luwes sifatnya karena benar-benar kita sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi yang ada. Namun proses pemilihan terbuka ini menuntut  kemampuan dan keterampilan guru untuk melakukan proses pemilihan.  Seorang guru terkadang bisa melakukan pemilihan media dengan mengkombinasikan antara pemilihan terbuka dengan pemilihan tertutup.
B.Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran
Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media. Namun demikian secara teoritik bahwa setiap media memiliki kelebihan dan kelemahan yang akan memberikan pengaruh kepada efektifitas program pembelajaran. Sejalan dengan hal ini, pendekatan yang ditempuh adalah mengkaji media sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran yang kajiannya akan sangat dipengaruhi beberapa kriteria sebagai berikut:
a.    Kesesuaian dengan tujuan,
Perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media harus sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan kompetensi yang ingin dicapai. 
b.    Kesesuaian dengan materi pembelajaran
Bahan atau materi apa yang akan diajarkan pada program pembelajaran tersebut. Bahan atau materi tersebut, sampai sejauh mana kedalaman yang harus dicapai, dengan demikian dapat dipertimbangkan media apa yang cocok atau sesuai untuk menyampaikan bahan tersebut kepada peserta didik.
c.    Kesesuaian dengan karakteristik pembelajar atau siswa
Dalam hal ini media haruslah familiar dengan karakteristik siswa/guru. Karakteristik siswa dilihat dari segi kuantitatif ataupun kualitatif terhadap media yang akan digunakan. Artinya ada media yang cocok untuk sekelompok siswa, namun tidak cocok dengan siswa lainnya. Misalnya ada siswa yang memiliki kekurangan pada salah satu alat inderanya, maka guru tidak akan memilih media yang tidak bisa diserap oleh indera peserta didiknya. Selain itu, dipertimbangkan juga aspek kemampuan awal siswa, budaya maupun kebiasaan siswa. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari respon negatif siswa, kesenjangan pemahaman antara pemahaman peserta didik sebagai hasil belajarnya dengan isi materi yang terdapat pada media tersebut.
d.   Kesesuaian dengan teori
Media yang dipilih bukan karena fanatisme guru terhadap suatu media yang dianggap paling disukai dan paling bagus, namun didasarkan atas teori yang diangkat dari penelitian dan riset sehingga teruji validitasnya. Media yang dipilih harus menunjukkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran.
e.    Kesesuaian dengan gaya belajar siswa
Siswa yang belajar dipengaruhi oleh gaya belajar, oleh karenanya pemilihan media harus didasarkan pada kondisi psikologis siswa. Menurut Bobbi DePorter, terdapat tiga gaya belajar siswa; pertama, tipe visual. Siswa yang memiliki tipe visual akan mudah memahami materi jika media yang digunakan adalah media visual seperti TV, Video, Gafis dan lain-lain, kedua, tipe auditif. Siswa tipe ini lebih menyukai cara belajar dengan mendengarkan dibanding menulis dan melihat tayangan, ketiga, tipe kinestetik. Siswa pada tipe ini lebih suka melakukan dibandingkan membaca dan mendengarkan.   
C.  Prosedur Pemilihan Media Pembelajaran
            Rayandra Asyhar mengemukakan bahwa apabila media yang tersedia cukup beragam dan jumlahnya banyak, maka para pengguna dalam hal ini guru harus memilih jenis dan format terlebih dahulu.
Hal ini dilakukan untuk menghindari ketidaksesuaian media pembelajaran, maka pemilihan media haruslah melalui prosedur yang sistematik dan terencana. Secara umum menurutnya, langkah-langkah prosedur pemilihan media untuk pembelajaran adalah dimulai dengan menganalisis kebutuhan. Analisis kebutuhan ini didasarkan pada faktor-faktor yang menjadi dasar pemilihan media, yaitu meliputi telaah terhadap karakteristik peserta didik, kompetensi yang diharapkan, dan karakteristik materi ajar. Di samping itu, ketersediaan media, keterbatasan sumberdaya, fasilitas sekolah, biaya, waktu dan lain-lain. Dari hasil analisis kebutuhan tersebut akan diketahui kira-kira jenis media apa yang diperlukan. Langkah berikutnya adalah menetapkan pilihan media yang akan digunakan dalam pembelajaran.
Dari beberapa langkah prosedur pemilihan media pembelajaran yang telah dikemukakan oleh Rayandra Asyhar, dapat dipahami bahwa prosedur pemilihan media pembelajaran dimulai dengan menganalisis kebutuhan, dari sini akan diketahui langkah yang harus ditempuh selanjutnya, yaitu mengidentifikasi karakteristik peserta didik yang meliputi kemampuan awal, jenis kelamin, budaya, kebiasaan, dan sebagainya. Langkah berikutnya adalah menelaah tujuan pembelajaran, artinya media harus mendorong tercapainya kompetensi yang diinginkan. Kemudian mengkaji karakteristik bahan ajar, artinya media yang dipilih harus sesuai dan cocok dengan bahan ajar yang telah dirancang oleh guru. Sehingga pembelajaran akan lebih menarik, lingkungan belajar lebih dinamis dan akan menghasilkan pembelajaran yang efektif.
Setelah karakteristik peserta didik diidentifikasi, kemudian menelaah tujuan pembelajaran serta mengkaji karakteristik bahan ajar, maka langkah selanjutnya adalah menetapkan pilihan media apa yang cocok dan sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh guru.
D.  Prinsip-Prinsip Penggunaan Media Pembelajaran
            Penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran perlu mempertimbangkan beberapa prinsip, yaitu:
1.    Tidak ada satu media pun yang paling baik untuk semua tujuan. Jadi kemungkinan suatu media hanya cocok untuk tujuan pembelajaran tertentu, tetapi mungkin juga bisa digunakan untuk materi yang lain atau dengan kata lain menggunakan media sesuai dengan materi yang akan diajarkan.
2.    Media adalah bagian integral dari proses pembelajaran. Hal ini berarti bahwa media bukan hanya sekedar alat bantu mengajar saja, tetapi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Penetapan suatu media haruslah sesuai dengan komponen lain dalam perancangan pembelajaran.
3.    Media apapun yang hendak digunakan, sasaran akhirnya adalah untuk memudahkan belajar peserta didik. Kemudahan belajar peserta didik haruslah dijadikan acuan utama pemilihan dan penggunaan suatu media.
4.    Penggunaan berbagai media dalam satu kegiatan pembelajaran bukan hanya sekedar selingan, pengisi waktu atau hiburan, melainkan mempunyai tujuan yang menyatu dengan pembelajaran yang berlangsung.
5.    Pemilihan media hendaknya objektif, yaitu didasarkan  pada tujuan pembelajaran, tidak didasarkan pada kesenangan pribadi tenaga pengajar, dan sebagainya.
E.Klasifikasi Media
Dari beberapa penjelasan mengenai pemilihan media pembelajaran di atas, perlu diketahui klasifikasi media yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi beberapa klasifikasi tergantung dari sudut mana melihatnya.
a.    Dilihat dari sifatnya, media dapat dibagi ke dalam tiga hal:
1)   Media auditif, yaitu media yang hanya dapat didengar saja, atau media yang hanya memiliki unsur suara, seperti radio, dan reakaman suara.
2)   Media visual, yaitu media yang hanya dapat dilihat saja, tidak mengandung unsur suara. Yang termasuk ke dalam media ini adalah film slide, foto, transparansi, lukisan, gambar, dan berbagai bentuk bahan yang bisa dicetak seperti media grafis dan lain sebagainya.
3)   Media audiovisual, yaitu jenis media yang selain menggunakan unsur suara juga mengandung unsur gambar yang biasa dilihat, misalnya rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara, dan lain sebagainya. Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan lebih menarik, sebab mengandung kedua unsur media yang pertama dan kedua.
b.    Dilihat dari kemampuan jangkauannya, media dapat pula dibagi ke dalam :
1)   Media yang memiliki liput yang luas dan serentak seperti radio dan televisi. Melalui media ini siswa dapat mempelajari hal-hal atau kejadian yang aktual secara serentak tanpa harus menggunakan ruangan khusus.
2)   Media yang mempunyai daya liput yang terbatas oleh ruang dan waktu seperti film slide, film, video, dan lain sebagainya.
c.    Dilihat dari cara atau teknik pemakaiannya, media dapat dibagi ke dalam:
1)   Media yang diproyeksikan seperti film, slide, film strip, transparansi, dan lain sebagainya, jenis media yang demikian memerlukan alat proyeksi khusus seperti film projector untuk memproyeksikan film, slide projector untuk memproyeksikan film slide, operhead projector (OHP) untuk memproyeksikan transparansi. Tanpa dukungan alat proyeksi semacam ini, maka media semacam ini tidak akan berfungsi apa-apa.

2)   Media yang tidak diproyeksikan, seperti gambar, photo, lukisan, radio, dan lainnya.
Menurut Anderson dalam Arif S. Sadiman, media dapat diklasifikasikan ke dalam sepuluh kelompok, yaitu: 1) media audio, 2) media cetak, 3) media cetak bersuara, 4) media proyeksi (visual) diam, 5) media proyeksi dengan suara, 6) media visual gerak, 7) media audio visual gerak, 8) objek, 9) sumber manusia dan lingkungan, 10) dan media komputer.
Sekian banyak jenis media yang dikemukakan di atas, bagaimana guru menentukan pilihan medianya tergantung materi ajar yang dipersiapkan oleh guru, apakah media tersebut sesuai dengan karakteristik materi, peserta didik, dan sebagainya seperti yang disebutkan di atas. Yang paling penting diingat oleh guru apakah media yang dipilih tersebut dapat mencapai tujuan pembelajaran atau tidak.



Tagged under:

تــطرّف الإرهــابية و الجـهاد فى الإســلام

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله..... نَحْمَدُكَ يََامَنْ دَعَوْتـَنَا إلى الهدى والرَشَّادِ، وهَدَيْتـَنَا إلى خَيْرِ ما هَدَيْتَ إليه العِبَادَ، اللهمّ صلّ و سلــم على سيـــدنا و حبيبنا وشفيــعنا و قـرّة أعيـــننا محمد و على الـــه و أصحابــه  أجمعين بقول اللهم صل على سيـــدنا محمد قد ضاقت حــيلتي أدركــني يا رسول الله.


تـَحِيَّةً جَمِيْلَةً جَمَالَ رُوْحِكُمْ، وَحَارَّةً حَرَارَةَ شَوْقِي نَحْوَ لَدَيْكُمْ. أيّها الحبائب العِظَام والمشايخُ الكِرَامِ، أخصُّ حَضْرَةَ الْحُكَمَاء التى تـَقـُوْمُ مَقَامَ شَأْنِهَا ولعلّ الله جَعَلَكُمْ خَيْرَ مَنْ اَحْكَمَ بِمَا اَنـْزَلَ اللهُ فَهُوَ خَيْرُ الْحَاكِمِيْنَ. تـَحِيَّةً زَكِيَّةً وَسَلاَمًا عَاطِرًا إليكم أيّها المشتَرِكُوْنَ هذه المَبَارَاةَ السَّعِيْدَةَ، وأقَدِّمُ لَكُمْ أَجْمَلَ السَّلاَمِ، وأَخْلِصُ التَحِيَّةَ
أيّها الحاضرون المحبوبون...
كما علمتم أن الله تعالى يقول فى كتابه العزيز " وجـاهدوا في الله حــق جـهاده" (الأية) . و الله تعالى يدعوكم الى الجهاد في سبيــله . فأي شيئ تنتــظرون ؟ يا شــباب المسلمين ، أ تنتــظرون الفــشل و الـخدلة  و تربصون العزة و الغلــبة بالأمنــية ، و الله حاش و كلا . ترجون الفـتوحة  و النـصرة، و لن تـجاهــدوا أحلام و أحلام و أمنيــة أبقــة . و تلك الرجــوة ايضا خيالــة شاردة ، فـاي جهاد من لديكم نــحو الوطن تئدون ؟
أيــها الحاضرون المحبوبون...
تثـاقلتم في الجهاد خوف الممـــات، تكاسلـــتم في العـبادة فـكأنـه لا يأتيــكم الموت ، وهو يـدريكم ولو كنتم في بروج مــسيــدة ،مللــتم في اداء حـقوق الله ، كيف الرجاء الى الله بأن يـُدْخـلكمْ الجــنة ؟ ما مســت كم البأساء و الضـراء ، تسابقــتم عكـــس الخــيرات ، تفاخــرتم بـفعل المنهــية ، ألم تـعلموا أيـها الحاضرون ، أن الله تعالى يعلم سِرَّكم و جـهركم ، وهو يقول " أم حــسبتم ان تدخلوي الجـنة و لمّا يأتكم مــثل الذين خلوا من قبـلكم مســتهم البـأساء و الـضراء ... الأية .
أيها الإخواة في العقيدة
إن بني إسرائيل كانوا في القرن الخالى ، سألوا الخروب و القــتال ، لما كتــب عليهم القـتال قالوا، لولا أخــرتـنا الى أجل قريب ، كــذبوا وخادعــوا الله.
أيــها الأخوة
أن إستقــلال بلادنا المحـبوبة ، لا يحصل بالجــلوس و النــيام ، لكن بحاز بالجـهاد و الكـفاحة الشديدة وحماسة الأبطال الوطــنية ، الذين يغوضون نفـوسـهم و أموالهــم ليـسعد ذرّيــتهم بالـحيوة الحـرية يموتون شـهداء الله ، لا يخافون القامع الحيوة ، يفكـرون أن موتهم اليوم عند الله حيـوة ابـدية ، وأنه أحب عندهم من أن يعيــشوا تحت يد الإســـتعمارة .
ايــها الإخوة و الحكماء الأعــزاء ...
فى يومنا المـعاش نجد صيغة الجهاد المتـحرفة من معانيـة الحقيقة، بتـطرف الإرهابية ، و تفجير القــنابيل على انــفسهم و قتال الكــفار عدم الحجة الصحيحة عند الإســلام...
 أ هذا هو يسمى بالجــهاد ؟؟ هيهات ... هيهات... الم تعلموا ايــها المجاهدون. أن الإسلام رحمة للعالمين، فجرو بنا الآن قتال الجهلان بقلم و البلادة بكر علميّ لتستعيد الينا الحضارة الإسلامية، كي يكون التقدّم يعود الينا من لدي غربيون...؟؟؟
فطـبعا..!! ، بإجــتهادنا نحو العلوم و المعرفة الحديثة . ليكون الأسلام يعلو ، أعلى من سائــر الأديان ولا يعلى عليه ، في مـــجال العلوم و المعرفة ، و النظام و السياسة و ليــكون اماما يقــتدى به كافـــة البـــلاد و الأمـــة ، ليت لنا ان نـــفوض الحــيوة ، أن الموت هادم اللذة ، و الأمــتعة لات من جميع النــواحي . فــاين المــفر اين المفر...
لو لم تجاهدوا و تــنفـروا في حر القــتال ، فالــنار أشد حــرا ، لو كنــتم تفــقهون ان تـجــعلوا الإسلام و المــسلمين في النــصرة و الرفاهــية ، نــخـتطف الحـضارة القديمــة و الحــديثة زالــت في القرن الـنصري من الإسلام . في الحــقيقة ، نحن وراء سيـطرة جهــالة الكــفـار الغــربيــين ، لماذا؟
أيــا شباب الإسلام...
تـفاخرون بالتـقـدم الـغـربي ، ناظــرين أنــه من العــصرية و تـســتخـفون بالتـقدم الإسلامي شاهدين على أنــه من المــحافــة القـديمـة ، مثل القـضة الكــسائيــة ، تأخـذون الكــسوة الغـربية و أنـواعا من طرازها الحــديث المــزدهر. والآن ، فكم كــسوة اسلامــية لك يــا اخي؟
أيها الإخــوة...
تقبلون الألــة الحديثة، صدّرها الكفرة الغربية، تسهون واحدة مهمّة، بحوث و الوعية ، فى إستـطاعة الصنعة. فلا تجعلوا العجبة كفائــة، مع أن أســاسكم القران أقوى من أساسهم لا تقولوا انـــه تقدير من الله ثمّ كفرتم ، بأن الله لا يغـيّر ما بقوم حتى يــُغيِّر ما بأنفسهم، أن الإيمان بأيــة مع الكفر بأية أخرى. أية غباوتكم  الى الله، و ذالك عند الله ملعون حيث كان بنوا اسرائيل آمنوا ببعض الكـــتاب و كفروا ببعض الكـــتاب.
أيـــها الإخوة...
دعــوا ظلمات البلادة...!!!
و جاهدوا فى الله محاربة السفاهة
فأنه لا يستـوى الذين يعلمون و الذين لا يعلمون
ولا يستـوى الأعمى و البصير ، ولا الظلمات ولا النور ولا الظل ولا الحرور
أخيراإكــتفيت كلامي، فـخذوا ما هو الأحــسن فـإنـه من الله و دعوا ما هو أســواء فإنــه من عُـمي عـيني و قـصر عـلمي .
ثم السلام عليكم و رحــمة الله و بركاتـــه

Tagged under:

شـكر النعمة زيادة النعمة


الســلام عليـكم ورحْـمة الله و بركاتـُه
الحـمد لله رب  العالمين، نحمدك يا من دعوتـنا الى الهدى ، و الرشاد ، وهديتَنا الى خير ما هديتَ اليه العباد، و نشهد أن لا إلــه إلاّ الله و حده لا شريك له. سنـَّــــــلنا من الدين ما فيه الصلاح الدنيا نا و سعادة اخرانا...

ونشهد أن محمدا عبده و رسوله، خير داءٍ الى ربـِّهِ بالحكمة و الموعظة الحسنة. اللهم صلّ و سلِّم و بارك و كرِّم و مجِّد و عظِّم علي صفوة خلقه سيدنا محمد، و على الــه وصحبه اجمعين، ومن تبِعهم بإحسانٍ الى يوم الدين..... قال الله تعالى فى كتابه الكريم، اعوذ بالله من الشيطان الرجيم: لئن شكرتمْ لزيــد النّــكم ولإن كفرتمْ إن عذابي لشديدٌ، أما بعد:
تحية حارة حرامة محبتكم، أقدِّم اليكم أيها المـشايخ الكـرام.أخــُص حضرة الحكماء التي تقوم مقام شـأنـها، و لعل الله جعلكم خير من أحــكمَ بما أنـزَل الله فهو خير الحاكمين.
أُهـنئُكم تحيَّــة جميلة جمالَ التـعاليم، و عميقة عميقة التـربويــَّة، اليكم ايـُّها الأسـاتيذ الكـــرام، و الـْقي خصوصا المحبتي الي جنابكم ايـُّها الحاضرون.
أولاً : حيـا بنا نـشكر الى الله تعالى الذي قد اعطانا برحمته و بهدايته حتى نستطيع ان نتوجهَ فى هذا المكان المبارك .   
ثانيا : نصلي و نسَلمُ على حبيبنا و قرَّة أعيُنــنَا نبيِّـنا محمد صلىَّ الله عليه و سلـم، الذي قد هدانا الى صراط المـستــَقيم فى الدنيا و الأخرة.
ثالثا : اقول شـكراً جزيلاً على سـماحتـكم يا لجـنة المسابقة الذي قد أعطاني الوقت ، لإلقاء الخطابة العربية امام حضرتكم.
ايـُّها الحاضرون رحمـكم الله....
          الشــكر بنعمة الله واجب على كلّ مسـلمٍ ، لأنــه ليس هنـاك وقتٌ قـليلٌ خاليٌ من نعمةِ الله سـبحانه و تعالى، أليس كلُّ وقتٍ و كلُّ دقيقة ننـْفـَعُ و نتـمتـَّعُ سهوْلــةً من الله تعالى....؟ . و دونَ سهوْلــةً من الله و توفيقهِ ، فـهل تنطرُ العينُ ؟ . فهل يسمع الأذنُ ؟. فما اكـبرَ رحمة الله و نعمتـَهُ، من الصغيرِ حتى الكبيرِ و من المحسوسِ أم من المعنوِي الذي لا يستـطيع نـظرُها إلاّ بقـرَّة العينِ. قال الله تعالى فى كتابه الكريم، اعوذ بالله من الشيطان الرجيم :واِنْ تعُـدّوْا نعمة الله لا تـُحْصُوْها ، والله غفور ٌ رحيمٌ. (النحل : 18) لو نحن نريد ان نحسب نعمة الله ، فطـبعا لا نقدرُ حـسابها.
ايها الإخوة فى العقيدة....
إن نعمة الله التى قد اعطانا كبيرة ٌ و كثيرة ٌ ، فلذا نشكرُه و نحمدُه و نسَبّحُ لـــهُ ، ثمّ نتصَرَّفُ نعمَته مناسبا بمشيئة الله و مع العبادة إيـــاهُ.
التعبيرُ بالشكر مُهـــمٌّ، الذى لابدَّ علينا ان ننمـــيهُ و نحفظُهُ على النفس، لأن الشكرَ لا ننسي دائــماً من يعطينا.وفيما ننفع تلك النعـمة ُ، حتى لا نُخطئَ في إفادتــها و إستعمالـــها. وهي إلا للخدمة و العبادة و الطاعة بما شاء الله. و لكي يرضى الله و يزيْدها النعمة َ و التوفيقَ ، وقال تعالى في كتابه الكريم :  لئن شكرتمْ لزيــد النّــكم ولإن كفرتمْ إن عذابي لشديد (ابراهيكم : 7) . تلك الأية تبيـّننا أن الله سيزيد النـعمة الى من يريد ان يشكرَ نعمَه التي انعمَها الله اليه. فلا ينبغي الى من لا يريد ان يشكر نعمة الله ، والحالُ قدعرفنا أن منفعة الشكر ستعود الى من يشكرُ النعمةَ ، و الله لا يأخذُ منفعة َ ولا ينالُ الخسارة. من عباده الذي لا يشكُـــرُ نعمــته ام يكفرُهُا . فلذالك، نحنُ من المخلوقين الضعفاء، علينا ان نشكره و نعبدهُ و نستـعينه، وأن خدمتــنا و عبادتنا اليه، لابدَّ ان نأديـــها بالإخلاص للــــه تعالى ، وقال الله تعالى فى كتابه الكريم :وما أُمروا إلا ليعـــبدوا الله مخلصينَ لـــه الدينُ (البينة: 5) . فبذالك، الشعوْر بالشكر سينمـوا نموّا عميقا. ثمّ الإعمال فى السلوك الإجتـــماعي و الحياة اليوميـــة...
أيها الإخوة في الإســـلام...!
هيا بنا نسعى ان نشكر َ على نعمة الله التي قد اعطانا حقّ الشكر، و نستــَخدمُ عمرَنا و أموالنـــا و صحَّتنا و علومنا وقدرتــنا لخدمة الله ، يعطي المنفعة و المصلحة لأنفسنا ولأسرَتناو لمجتـــمعتــنا. الشكر ُ بالصحيح مناسبا بالغرض التي اُعطيتْ تلك النعمة. وهي للخدمة والعبادة الى الله.  
أيها الحاضرون والحاضرات رحمكم الله
أيها السادة الكرام، فى هذه الأصورِ الحـديثة، والحـضارة الشريفـــة الأصريـَّــة، انـــتمْ محتــاجونَ، فـاقــْسِفـُوا العيـُوْنَ فـانـْظـروا ما هو من قــبـْلِكمْ.   
إكتفيتُ كلامي فخذوا ما هو احــسن فإنـــهم من الله و دعوا ما هو الأسوَءْ فإنه من عمي العيني .
أخيرا بــهَّر الله الإسلام و رذل الأثام و عبادة الأصنام، اسـتعفيكم حقّ الإستعـفاف الى اللقاء مع السلامة ....
ثم السلام عليكم ورحمة الله و بركاته